Teruntuk Umi ku, Malaikat ku ..
Semoga umi senantiasa diberikan
kebahagiaan oleh Allah dengan cara-Nya . Entah kebahagiaan apa dan dengan cara
apa yang akan Dia berikan . Tak ku pungkiri, Semoga aku lah salah satu dari
kebahagiaan itu. Tak hanya aku, semoga anak-anakmu juga kebahagiaan yang telah direncanakan
untukmu.
Umi ku, hidup ku ..
Sembilan bulan kau mengandung
dengan penuh perhatian untuk menjaga janin (kami) yang semakin membesar .kemudian
, kau melahirkan dengan penuh kesakitan yang tak bisa aku bayangkan betapa
sakitnya. Seiring berjalannya waktu, anak-anakmu tumbuh besar dan kau membesarkannya dengan penuh kesabaran
yang tiada batasnya.
Umi ku, semangatku ..
Letih ? kecewa ? rasa itu mungkin
tak pernah kau hiraukan lagi. Ribuan air mata kau teteskan untuk anak-anakmu. Ketika
kami lahir, kau menangis. Ketika kami terjatuh sejatuh-jatuhnya, kau pun
menangis. Ketika kami membuat kesal, kau juga menangis. Tapi, apakah aku mampu
membalas tetesan air mata itu ? tidak.
Umi ku, jiwa ku
Umi, terima kasih telah merawat
kami hingga saat ini. Sebesar apapun kebahagiaan yang mungkin kami berikan
untukmu, tidak dapat menutupi kebahagiaan yang telah dirimu kepada kami . umi,
ridhoi kami dalam menuntut ilmu, tuntunlah kami dalam menjalani hidup ini. Semoga
kami bisa setegar dirimu.
Umi ... satu kata penuh makna

No comments:
Post a Comment